Kemendikdasmen Tambah 800 Ribu Papan Interaktif Digital untuk Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) KH Abdul Mu’ti saat menyerahkan bantuan revitalisasi di SMPN 9 Kota Pangkalpinang, Kamis, 2 Juli 2026. Foto: ANTARA/Aprionis

Ikhbar.com: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) KH Abdul Mu’ti memastikan pemerintah akan menambah sekitar 800.000 unit interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital di sekolah-sekolah seluruh Indonesia pada tahun ini. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat program digitalisasi sekolah sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Mendiksasmen menyampaikan penambahan perangkat tersebut saat meresmikan Program Revitalisasi SMP Negeri 9 Pangkalpinang, Kamis, 2 Juli 2026. Menurutnya, setiap satuan pendidikan direncanakan menerima tambahan tiga unit papan interaktif digital.

“Pada tahun ini kita akan menambah tiga unit papan interaktif digital untuk masing-masing satuan pendidikan, dengan total sekitar 800 ribu IFP ke seluruh sekolah di Indonesia,” kata Kiai Mu’ti.

Baca: Pemerintah Sediakan Buku Digital Gratis untuk PAUD-SMK, Download di Sini!

Ia menjelaskan program revitalisasi dan digitalisasi sekolah merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu melalui lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan didukung teknologi.

Mendikdasmen mengaku, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 288.865 papan interaktif digital ke berbagai sekolah di Indonesia sepanjang 2025. Distribusi tersebut menjadi tahap awal pelaksanaan program digitalisasi pendidikan nasional.

Menurutnya, rencana penambahan perangkat digital sempat memunculkan pertanyaan mengenai kebutuhan daya listrik di sekolah. Pemerintah telah menyiapkan solusi melalui kerja sama dengan PLN agar penambahan kapasitas listrik dapat dilakukan tanpa membebani sekolah.

“Kami sudah bekerja sama dengan PLN untuk penambahan daya di sekolah dengan bebas biaya dan untuk biaya operasionalnya tentu dapat menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ujarnya.

Kiai Mu’ti menegaskan seluruh sekolah penerima dana BOS dapat memanfaatkan anggaran tersebut untuk mendukung operasional papan interaktif digital sehingga perangkat dapat digunakan secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar.

Selain menyediakan sarana digital, Kemendikdasmen juga menyiapkan pelatihan bagi tenaga pendidik agar pemanfaatan teknologi di ruang kelas berjalan efektif.

“Kami tidak hanya membagikan papan interaktif digital, tetapi juga melatih para guru agar papan digital ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.