Jemaah Haji Pakistan Jadi yang Pertama Tiba di Tanah Suci

Jemaah haji asal Pakistan tiba di Madinah, Arab Saudi. Foto: SPA

Ikhbar.com: Jemaah haji asal Pakistan menjadi yang pertama tiba di Tanah Suci. Kedatangan rombongan ini menandai dimulainya arus jemaah internasional untuk musim haji tahun 2026 di Arab Saudi, setelah penerbangan perdana mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdulaziz, Madinah.

Pesawat yang membawa peserta program Makkah Route Initiative itu berangkat dari Bandara Internasional Jinnah, Karachi, dan tiba pada Sabtu, 20 April 2026. Ratusan calon jemaah berada dalam penerbangan tersebut sebagai gelombang awal keberangkatan dari Pakistan.

Arab Saudi menetapkan kuota haji Pakistan tahun ini sebanyak 179.210 orang. Dari jumlah itu, sekitar 118.000 jemaah diberangkatkan melalui jalur pemerintah, sedangkan sisanya melalui penyelenggara perjalanan haji swasta.

Prosesi pelepasan jemaah di Pakistan dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Gubernur Sindh Nehal Hashmi dan unsur pemerintah lainnya.

Baca: Jemaah Haji Indonesia Dapat 27 Kali Makan selama di Madinah

“Sebanyak 160 jemaah haji diberangkatkan dengan doa dan harapan terbaik,” tulis Sindh Directorate of Hajj dalam keterangannya.

Kedatangan rombongan Pakistan menjadi penanda dimulainya pergerakan besar jemaah dari berbagai negara menuju Arab Saudi menjelang puncak ibadah haji.

Setelah Pakistan, penerbangan yang membawa jemaah dari Bangladesh juga tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, dari Dhaka pada hari yang sama.

“Jemaah dilepas oleh Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman bersama Duta Besar Arab Saudi Abdullah bin Abiyah,” tulis Saudi Press Agency dalam laporannya.

Sementara itu, jemaah dari Malaysia dan Turkiye telah mendarat di Madinah melalui penerbangan perdana masing-masing negara. Kedatangan mereka sekaligus memperluas penerapan program Makkah Route Initiative.

Rombongan jemaah India juga tiba di Bandara Madinah dan disambut Duta Besar Dr. Suhel Ajaz Khan serta Konsul Jenderal Fahad Ahmed Khan Suri bersama sejumlah pejabat lain. Pihak kedutaan turut meninjau fasilitas bandara dan menemui relawan komunitas India yang membantu pelayanan jemaah.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi menegaskan kesiapan seluruh pintu masuk negara.

“Seluruh pintu masuk udara, darat, dan laut siap menerima kedatangan jemaah selama musim haji tahun ini,” tulis otoritas setempat.

Peralatan teknologi serta personel khusus telah disiagakan untuk mempercepat proses layanan.

Program Makkah Route Initiative kini memasuki tahun kedelapan pelaksanaan. Tahun ini, layanan tersebut tersedia di 17 titik keberangkatan pada 10 negara, termasuk Senegal dan Brunei Darussalam yang baru bergabung.

Program itu merupakan bagian dari Pilgrim Experience Program dalam kerangka Vision 2030 Arab Saudi yang difokuskan pada peningkatan mutu layanan ibadah haji.

Melalui skema tersebut, proses keimigrasian diselesaikan sejak di negara asal, mulai dari penerbitan visa elektronik, pemeriksaan paspor, hingga verifikasi kesehatan. Bagasi jemaah juga langsung diarahkan sesuai lokasi penginapan di Arab Saudi sehingga setibanya di Madinah atau Makkah, jemaah dapat menuju bus tanpa menunggu pengambilan koper.

Sejak diluncurkan pada 2017, program ini telah melayani 1.254.994 jemaah haji dari berbagai negara.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.