MTQ Nasional bakal Digelar Setiap Tahun

Presiden Joko Widodo saat pembukaan MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Stadion Gelora Kadrie Oening, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Ahad, 8 September 2024. BPMI Setpres/Muchlis Jr

Ikhbar.com: Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar menetapkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional digelar setiap tahun. Kebijakan tersebut sekaligus mengakhiri penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) sebagai agenda yang selama ini menjadi bagian dari siklus penyelenggaraan MTQ Nasional.

Keputusan itu disampaikan Menag saat membuka MTQ Nasional ke-31 di Lapangan Pancasila, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 12 September 2026. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ Nasional.

“Kami sampaikan kepada Bapak-Ibu sekalian bahwa setiap tahun kita akan melaksanakan MTQ atau Musabaqah Tilawatil Qur’an. Kita tidak mengadakan lagi STQ, Seleksi Tilawatil Qur’an,” ujar Menag.

Pola penyelenggaraan MTQ Nasional selama ini berlangsung dua tahun sekali. Pada jeda penyelenggaraan tersebut, pemerintah menggelar STQ sebagai ajang seleksi tilawah Al-Qur’an.

Perubahan pola tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi sumber daya dan energi yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan kegiatan. Menurut Nasaruddin, pelaksanaan STQ membutuhkan sumber daya penyelenggara yang tidak jauh berbeda dengan MTQ Nasional.

Baca: 5 Penyebab Perceraian menurut Menag

“Karena energi yang dikeluarkan panitia dan pemerintah, pihak penyelenggara, sama saja dengan energi yang dikeluarkan saat MTQ itu berlangsung,” kata Menag.

Ia menjelaskan, Kemenag memilih mempertahankan MTQ sebagai agenda tahunan dengan pertimbangan syiar Al-Qur’an. Dengan pola tersebut, STQ tidak lagi diselenggarakan sebagai agenda tersendiri.

“Karena itu, demi syiar, Kemenag memutuskan bahwa setiap tahun kita tidak melakukan STQ, tetapi yang kita lakukan adalah MTQ,” lanjutnya.

Perubahan jadwal penyelenggaraan MTQ Nasional juga berkaitan dengan panjangnya daftar provinsi yang menunggu kesempatan menjadi tuan rumah. Penyelenggaraan setiap tahun membuat pergantian daerah tuan rumah dapat berlangsung lebih cepat.

Jawa Tengah menjadi salah satu gambaran panjangnya waktu tunggu tersebut. Provinsi ini kembali menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada 2026 setelah terakhir kali menyelenggarakan ajang yang sama pada 1979.

Jarak penyelenggaraan tersebut mencapai 47 tahun. Dengan MTQ Nasional digelar setiap tahun, kesempatan bagi provinsi lain untuk menjadi tuan rumah dapat terbuka dalam waktu yang lebih singkat.

Menag mengatakan, pemerintah akan menentukan dan mengumumkan tuan rumah MTQ Nasional berikutnya dalam rangkaian penutupan MTQ Nasional ke-31 di Semarang.

“Insya Allah, MTQ yang akan datang kita akan tentukan (tuan rumahnya), kita akan umumkan nanti pada pengumuman atau penutupan MTQ ini,” ujarnya.

MTQ Nasional pertama kali dilaksanakan pada 1968 di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejak penyelenggaraan pertama tersebut, pola waktu pelaksanaan MTQ Nasional beberapa kali mengalami perubahan.

Pada 10 penyelenggaraan pertama, yakni 1968 hingga 1977, MTQ Nasional berlangsung setiap tahun. Setelah itu, periode penyelenggaraan berubah menjadi dua tahun sekali.

Pola dua tahunan berlangsung pada 1979, 1981, 1983, dan 1985. Setelah 1985, penyelenggaraan MTQ Nasional kembali berubah menjadi tiga tahun sekali.

Pola tersebut berlangsung pada 1988, 1991, 1994, 1997, 2000, dan 2003. Mulai 2006, MTQ Nasional kembali digelar setiap dua tahun sekali hingga pelaksanaan ke-31 di Semarang pada 2026.

Berikut daftar 31 daerah yang menjadi tuan rumah MTQ Nasional sejak 1968 hingga 2026:

  • MTQN 1968: Kota Makassar, Sulawesi Selatan
  • MTQN 1969: Bandung, Jawa Barat
  • MTQN 1970: Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  • MTQN 1971: Medan, Sumatera Utara
  • MTQN 1972: Jakarta, DKI Jakarta
  • MTQN 1973: Mataram, Nusa Tenggara Barat
  • MTQN 1974: Surabaya, Jawa Timur
  • MTQN 1975: Palembang, Sumatera Selatan
  • MTQN 1976: Samarinda, Kalimantan Timur
  • MTQN 1977: Manado, Sulawesi Utara
  • MTQN 1979: Semarang, Jawa Tengah
  • MTQN 1981: Banda Aceh, Aceh
  • MTQN 1983: Padang, Sumatera Barat
  • MTQN 1985: Pontianak, Kalimantan Barat
  • MTQN 1988: Bandar Lampung, Lampung
  • MTQN 1991: Yogyakarta, DI Yogyakarta
  • MTQN 1994: Pekanbaru, Riau
  • MTQN 1997: Jambi, Jambi
  • MTQN 2000: Palu, Sulawesi Tengah
  • MTQN 2003: Palangkaraya, Kalimantan Tengah
  • MTQN 2006: Kendari, Sulawesi Tenggara
  • MTQN 2008: Serang, Banten
  • MTQN 2010: Bengkulu, Bengkulu
  • MTQN 2012: Ambon, Maluku
  • MTQN 2014: Batam, Kepulauan Riau
  • MTQN 2016: Mataram, Nusa Tenggara Barat
  • MTQN 2018: Medan-Deli Serdang, Sumatera Utara
  • MTQN 2020: Padang Pariaman, Sumatera Barat
  • MTQN 2022: Banjarbaru, Banjar, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  • MTQN 2024: Samarinda, Kalimantan Timur
  • MTQN 2026: Semarang, Jawa Tengah

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.