Ikhbar.com: Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri menyalurkan 110 ribu ekor benih ikan kepada 10 kelompok pembudidaya pada Ahad, 29 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 200 pembudidaya ikan yang tergabung dalam berbagai kelompok budidaya di beberapa wilayah Cirebon. Penyaluran benih ikan itu menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor perikanan budidaya yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat.
Prof. Rokhmin mengatakan, penguatan sektor kelautan dan perikanan harus terus dilakukan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, ia menyatakan akan terus mendorong berbagai program pemberdayaan bagi nelayan, petani, peternak, dan pembudidaya ikan.
“Ekonomi warga harus kita kuatkan untuk kehidupan yang lebih baik. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, saya terus membantu nelayan, petani, peternak, dan pembudidaya ikan. Hari ini saya datang langsung untuk melihat perkembangan kelompok budidaya setelah menerima ribuan benih ikan,” ujar Prof. Rokhmin.
Baca: Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Ini Definisi ‘Karbon Biru’ menurut Prof. Rokhmin Dahuri
Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001 hingga 2004 itu menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pembudidaya ikan memiliki keterkaitan erat dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, produktivitas yang meningkat akan berdampak pada ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.
“Kalau pembudidaya sejahtera, hasil produksinya bagus. Kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dan stok berlimpah. Kita harus berdaulat pangan,” tegasnya.
Prof. Rokhmin juga menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang mandiri di sektor pangan berbasis kelautan. Potensi tersebut didukung oleh wilayah laut yang luas, sumber daya perikanan yang melimpah, serta kawasan pesisir yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya.
Ia mengatakan bahwa seluruh potensi tersebut perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Indonesia punya kekayaan alam berlimpah. Lautan luas dengan jutaan ikan, pinggir laut bisa untuk budidaya. Kalau dikelola baik, kita bisa berdaulat pangan. Kekayaan yang ada harus dikelola dan digunakan untuk rakyat,” pungkas Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI).
Selain menyerahkan bantuan, Prof. Rokhmin juga meninjau perkembangan kelompok penerima manfaat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan benih ikan dimanfaatkan sesuai tujuan dan mampu meningkatkan produktivitas usaha budidaya ikan.