Ikhbar.com: Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) merupakan komunitas cybermedia santri yang mewadahi pegiat media digital dari berbagai daerah di Indonesia. Komunitas ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus kolaborasi bagi santri dan pondok pesantren dalam mengembangkan literasi digital serta memanfaatkan teknologi informasi secara produktif.
AISNU lahir sebagai respons terhadap perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kehadirannya bertujuan memperkuat peran santri dalam ruang digital melalui penyebaran informasi yang edukatif, inspiratif, dan membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin sesuai dengan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah.
Digitalisasi pesantren dan pengembangan kapasitas santri di bidang teknologi informasi dan komunikasi menjadi visi utama AISNU. Melalui berbagai program, komunitas ini mendorong santri memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai sarana dakwah, edukasi, dan penyebaran konten positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca: Isnad di Ruang Redaksi
AISNU juga mendukung Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi yang digagas pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Sekarang Komdigi). Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memperkuat kemampuan literasi digital santri sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan pesantren.
Komunitas ini berdiri pada Rabu, 26 Oktober 2016, di Yogyakarta. Pada awal pembentukannya, AISNU beranggotakan pengelola akun medsos bertema santri dan sejumlah akun resmi pondok pesantren.
Seiring berjalannya waktu, jaringan AISNU berkembang hingga menjangkau berbagai pesantren dan komunitas santri di seluruh Indonesia.
Dalam menjalankan misinya, AISNU membangun kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas jangkauan program literasi digital sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.
Gerakan literasi digital menjadi salah satu program unggulan AISNU. Program tersebut diwujudkan melalui seminar media, pelatihan literasi digital, workshop, serta roadshow ke berbagai pondok pesantren di Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, AISNU membekali santri dengan kemampuan memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab.
Berbagai program yang dijalankan menunjukkan komitmen AISNU dalam memperkuat peran santri di era digital. Dengan memadukan nilai-nilai kepesantrenan dan perkembangan teknologi, AISNU terus berupaya menciptakan ekosistem digital yang sehat, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.