Info Rekruitmen PPPK Kemenag Dipastikan Hoaks

Info hoaks PPPK Kemenag. Foto: Kemenag

Ikhbar.com: Kementerian Agama (Kemenag) memastikan belum membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026. Informasi mengenai pendaftaran PPPK Kemenag yang beredar di media sosial (medsos) dan grup percakapan dinyatakan sebagai hoaks.

Informasi palsu tersebut beredar dalam bentuk flyer yang mencantumkan logo Kemenag dan mengarahkan masyarakat untuk mengakses tautan tertentu. Konten itu antara lain tersebar melalui grup WhatsApp dan platform Threads dari sejumlah akun media sosial.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Ustaz Thobib Al Asyhar menegaskan, sampai saat ini tidak ada pembukaan rekrutmen PPPK di lingkungan Kemenag.

“Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen PPPK. Informasi yang beredar terkait pendaftaran PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks,” tegas Ustaz Thobib di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

Baca: Kemenag Buka Layanan Aduan Kekerasan untuk Siswa dan Santri

Ia menjelaskan, proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), baik melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun PPPK, merupakan kebijakan resmi pemerintah. Proses tersebut melibatkan instansi terkait, termasuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurutnya, pengumuman rekrutmen ASN akan disampaikan melalui saluran resmi pemerintah. Masyarakat dapat memperoleh informasi melalui situs web Kemenag, akun media sosial resmi, dan kanal pemerintah lainnya.

“Apabila ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami umumkan melalui website kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan yang tidak jelas,” ujarnya.

Kemenag meminta masyarakat memeriksa kebenaran informasi sebelum mengikuti proses pendaftaran. Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap informasi yang meminta data pribadi, biaya pendaftaran, atau menjanjikan kelulusan.

Ia mengingatkan, penggunaan nama dan logo Kemenag dalam informasi palsu dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Kemenag mengajak masyarakat melakukan verifikasi melalui kanal resmi sebelum mengambil tindakan berdasarkan informasi rekrutmen ASN.

“Apabila masyarakat menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag, silakan laporkan melalui akun resmi Kemenag agar dapat segera kami tindak lanjuti,” tambah Ustaz Thobib.

Kemenag menegaskan seluruh informasi mengenai rekrutmen dan layanan kepegawaian akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.