Ikhbar.com: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2026 dengan kuota 2.500 penerima. Program ini ditujukan bagi santri berprestasi dari keluarga duafa yang saat ini duduk di kelas 12 MA atau sederajat dan memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Beasiswa Santri Baznas 2026 tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan. Program tersebut juga diarahkan untuk membantu santri mempersiapkan diri menghadapi proses masuk perguruan tinggi nasional.
Setiap santri yang dinyatakan sebagai penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp4 juta. Pendaftaran program ini berlangsung pada 1-14 September 2026.
Informasi mengenai program tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram resmi @beasiswabaznasri. Berikut persyaratan, dokumen, serta jadwal seleksi Beasiswa Santri Baznas 2026.
Baca: Beasiswa Kuliah Semen Indonesia 2026 Dibuka, Ada Jalur Tahfiz!
Persyaratan umum
Calon penerima Beasiswa Santri Baznas 2026 harus memenuhi sejumlah persyaratan umum sebagai berikut:
- Merupakan santri dan Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama dan memiliki nomor statistik pesantren (NSP/NSPP).
- Berstatus sebagai siswa aktif kelas 12 MA atau sederajat pada sekolah formal. Status tersebut dibuktikan dengan surat keterangan aktif sekolah dan kepemilikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
- Memiliki akhlak terpuji, dinilai layak mengikuti seleksi Beasiswa Santri Baznas, serta mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pesantren.
- Memiliki wawasan dan komitmen untuk menerapkan nilai-nilai keislaman.
- Mempunyai prestasi akademik dan/atau nonakademik yang dibuktikan melalui rata-rata nilai rapor, sertifikat, atau piagam penghargaan.
Persyaratan khusus
Selain persyaratan umum, peserta yang diajukan dalam program ini harus memenuhi ketentuan khusus, yakni:
- Merupakan santri berprestasi yang berasal dari keluarga duafa.
- Telah memperoleh izin dan persetujuan orang tua atau wali untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
- Tidak memiliki kewajiban pengabdian di pesantren setelah menyelesaikan pendidikan MA atau sederajat.
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program Beasiswa Santri Baznas.
- Tidak menerima beasiswa lain yang sejenis apabila telah dinyatakan lulus sebagai penerima Beasiswa Santri Baznas.
Dokumen
Pesantren pengusul perlu menyiapkan proposal dan surat permohonan yang dilengkapi sejumlah dokumen pendukung. Dokumen tersebut meliputi:
- Izin operasional pesantren dari Kementerian Agama yang mencantumkan NSP/NSPP.
- Struktur organisasi pesantren yang memuat jabatan dan nama.
- Surat keputusan (SK) pengangkatan pimpinan pesantren.
- Foto KTP pimpinan pesantren.
- Foto buku rekening pesantren.
- Sertifikat Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
- Sertifikat akreditasi sekolah.
- Surat keterangan aktif sekolah.
- Surat keterangan tidak memiliki kewajiban mengabdi.
- Dokumentasi bangunan atau gedung pesantren.
Selain dokumen kelembagaan tersebut, terdapat beberapa dokumen lain yang harus disiapkan.
1. Data Terpadu Santri (DTS)
DTS memuat data individu santri, informasi sekolah, serta hasil seleksi yang dilakukan oleh pesantren.
2. Motivation Letter Santri (MLS)
Dokumen ini berisi esai singkat mengenai motivasi santri, perguruan tinggi yang menjadi tujuan, serta kontribusi sosial yang pernah dilakukan.
3. Strategi Pelaksanaan Program
Pesantren juga diminta menyusun strategi pelaksanaan program yang mencakup:
- Rencana pelaksanaan program.
- Data lulusan dalam tiga tahun terakhir.
- Rencana anggaran biaya (RAB).
- Mekanisme atau strategi pendampingan bagi siswa kelas 12.
Format dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2026 dapat diunduh melalui bazn.as/FormatBSB2026.
Jadwal seleksi
Proses seleksi Beasiswa Santri Baznas 2026 berlangsung dalam beberapa tahapan. Peserta perlu memperhatikan setiap jadwal karena sistem seleksi yang diterapkan bersifat gugur.
Berikut jadwal lengkapnya:
- Pendaftaran: 1-14 September 2026
- Seleksi administrasi: 15-30 September 2026
- Seleksi substansi: 1-10 Oktober 2026
- Pengumuman SK kelulusan: 17 Oktober 2026
- Daftar ulang: 17-21 Oktober 2026
Peserta yang tidak memenuhi ketentuan pada salah satu tahapan seleksi tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Karena itu, pesantren dan calon peserta perlu memastikan seluruh persyaratan serta dokumen telah disiapkan sesuai ketentuan sebelum masa pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2026 berakhir pada 14 September 2026.