Ikhbar.com: Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Ikhbar.com, kompleks Pondok Pesantren Ketitang Cirebon, pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempelajari teori dan praktik manajemen media pemberitaan secara langsung.
Selama menjalani PPL, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada aktivitas jurnalistik, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenai pengelolaan media pemberitaan. Proses tersebut mencakup pemahaman terhadap lingkungan kerja media, produksi tulisan, hingga bagaimana sebuah media menjalankan aktivitas pemberitaan.
Kegiatan PPL berlangsung di lingkungan Ikhbar.com yang berada di kompleks Pondok Pesantren Ketitang Cirebon. Kondisi tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa karena praktik akademik berlangsung di tengah lingkungan pendidikan pesantren yang juga memiliki aktivitas media.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), K. Muhamad Sofi Mubarok, M.H.I., meminta mahasiswa memanfaatkan PPL sebagai ruang untuk memperluas pengalaman sekaligus menghasilkan karya jurnalistik. Arahan itu disampaikan saat kegiatan penerimaan mahasiswa PPL di lingkungan Ikhbar.com.
Menurut Kiai Sofi, pengalaman selama berada di media perlu dimanfaatkan mahasiswa untuk memahami proses kerja sekaligus membangun kemampuan menulis. Ia menilai Ikhbar.com memiliki perkembangan yang cukup pesat dan dapat menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar mengenai dunia media.
Baca: CEO Ikhbar.com: Skeptis Penting untuk Jaga Kewarasan di Era Banjir Informasi
“Ikhbar.com ini salah satu media yang perkembangannya luar biasa. Saya juga sering ke sini. Ikhbar.com itu sudah seperti rumah saya,” ujar Kiai Sofi.

Ia kemudian meminta mahasiswa mengikuti proses pembelajaran dengan serius. Selain memahami aktivitas media, mahasiswa diharapkan aktif menghasilkan tulisan selama menjalani PPL.
“Kalian belajar yang baik di sini dan produktif untuk menulis. Menjadi penulis itu bagi saya seperti jalan hidup,” katanya.
Kiai Sofi menjelaskan bahwa kemampuan menulis tidak hanya berkaitan dengan keterampilan menyusun kata, tetapi juga menjadi bagian dari proses menuangkan gagasan. Melalui tulisan, pemikiran dan pengalaman seseorang dapat terdokumentasi sehingga dapat dipelajari kembali pada masa mendatang.
Menurut dia, tulisan juga memiliki peran penting dalam merekam perjalanan sejarah. Gagasan yang dituangkan dalam karya tertulis memungkinkan seseorang mengenali pemikiran dan peristiwa dari masa yang berbeda.
“Kalau Anda tidak bisa punya mesin waktu untuk melintasi sejarah, maka menulislah. Karena dengan begitu kamu bisa berjalan dalam ruang dan waktu,” tuturnya.
Ia kembali menekankan pentingnya menghasilkan karya selama mahasiswa mengikuti PPL. Menurutnya, tulisan dapat menjadi bagian dari jejak intelektual seseorang dan membuat gagasan tetap dapat dikenali setelah melewati suatu masa.
“Setidaknya kalau kamu punya tulisan itu ada eksistensi. Karena ukuran eksistensi itu waktu. Orang menulis itu untuk menghidupkan eksistensi,” pungkasnya.
Melalui PPL di Ikhbar.com, mahasiswa IAT UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapatkan pengalaman untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik pengelolaan media pemberitaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami proses kerja media dan mengembangkan kemampuan menulis melalui pengalaman langsung di lingkungan jurnalistik.