Kemenhaj Targetkan Visa Haji 2026 Rampung Awal Maret

Ilustrasi keberangkatan jemaah haji Indonesia. Foto: Dok. MCH 2025

Ikhbar.com: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa penyelesaian visa haji reguler 2026 rampung pada awal Maret. Hingga saat ini, sekitar 162 ribu dokumen jemaah telah diproses, sementara kurang lebih 40 ribu sisanya berada pada tahap penyelesaian akhir.

Direktur Jenderal Pelayanan Kemenhaj, Ian Heriyawan menyampaikan bahwa tim pemvisaan yang berjumlah 85 orang bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk mengejar target tersebut.

“Kami bekerja 24 jam penuh dalam memproses dokumen dan pemvisaan. Sejauh ini lebih kurang 162 ribu jamaah sudah berproses, tersisa sekitar 40 ribuan. Untuk visa yang sudah dicetak sendiri sudah mencapai angka 57 ribu,” ujar Ian di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026,

Proses pemvisaan tidak lepas dari sejumlah kendala teknis. Tantangan yang dihadapi antara lain terkait konektivitas sistem dengan pihak Arab Saudi serta penyesuaian pemaketan layanan yang menyangkut hotel dan pembagian kamar jemaah.

Baca: Kemenhaj Rilis Buku Manasik Haji 2026, Download di Sini!

“Tantangan utamanya adalah koneksitas teknis dengan Saudi dan sinkronisasi pemaketan layanan, karena ini sangat krusial untuk memastikan kepastian akomodasi jemaah selama di sana,” kata dia.

Kemenhaj juga mencatat adanya permintaan mutasi atau perpindahan kelompok terbang (kloter) dari sebagian jemaah. Namun kebijakan tersebut telah dibatasi sejak dua pekan terakhir untuk menjaga stabilitas komposisi kloter yang sudah disusun.

Ian menargetkan seluruh proses visa rampung pada awal Maret atau paling lambat satu pekan sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Sesuai timeline, kami berharap awal Maret semua sudah clean. Bahkan jika proses pemaketan layanan di Saudi berjalan cepat, kami optimis bisa tuntas di akhir Februari ini,” kata Ian.

Ia menambahkan, momentum Ramadan tidak menghambat kinerja tim pemvisaan. Ritme kerja justru disesuaikan dengan aktivitas ibadah.

“Anak-anak (Tim Visa) malah senang. Biasanya setelah Qiyamul Lail, mereka langsung lanjut bekerja hingga waktu sahur. Saya ikut menemani mereka untuk memastikan semua berjalan lancar,” ujarnya.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.