Ikhbar.com: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. KH Abdul Mu’ti mengeklaim bahwa pemerintah tengah menyiapkan pembangunan studio pembelajaran terpusat untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.
Kiai Mu’ti menyebut, pembangunan studio pembelajaran menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk tahap awal, studio pembelajaran akan dibangun di Jakarta.
“Sedang kami siapkan pembangunannya,” kata Kiai Mu’ti di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kiai Mu’ti menjelaskan, pembangunan studio pembelajaran terpusat untuk sementara difokuskan di wilayah Jakarta. Pemerintah selanjutnya akan menyiapkan fasilitas tersebut untuk mendukung akses pembelajaran bagi sekolah.
Baca: Kemendikdasmen: Mental Siswa Lemah Gegara Lama tidak UN
“Sementara kami bangun di Jakarta,” ujarnya.
Gagasan pembangunan studio pembelajaran terpusat sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.
Presiden Prabowo mengatakan pemerintah akan membangun sejumlah studio terpusat yang didukung guru-guru terbaik. Studio tersebut akan digunakan untuk menyiarkan pembelajaran jarak jauh yang dapat diakses oleh ribuan sekolah.
“Dan kita akan membuat studio-studio terpusat dengan guru-guru terbaik yang akan mengadakan siaran jarak jauh, yang ribuan sekolah bisa akses,” kata Presiden Prabowo.
Menurut Presiden, studio tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai mata pelajaran. Pemerintah juga akan menyiapkan pembelajaran bahasa asing yang diberikan sejak jenjang sekolah dasar.
“Pelajaran apa pun, kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan, pemerintah terus berupaya memberikan akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka sehingga memiliki bekal yang lebih baik dalam menghadapi persaingan untuk memperoleh lapangan pekerjaan.