Kemenhaj Ingatkan Calon Jemaah Waspadai Paket Umrah Murah

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan musim umrah 2025 dibuka kembali pada 11 Juni 2025. Foto: Saudi Gazette

Ikhbar.com: Calon jemaah umrah diminta lebih cermat terhadap tawaran perjalanan dengan harga jauh di bawah kewajaran. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Jambi, Muhammad Kholis menilai, harga yang terlalu murah perlu dicermati sebelum calon jemaah memutuskan menggunakan jasa biro perjalanan.

Kholis mengatakan, calon jemaah tidak seharusnya langsung percaya terhadap alasan promosi seperti subsidi atau pemanfaatan kursi kosong yang ditawarkan biro perjalanan. Menurutnya, biaya perjalanan ke Arab Saudi memiliki sejumlah komponen yang perlu diperhitungkan.

“Mau disebut subsidi atau seat kosong, jangan terlalu percaya dulu. Kalau harga yang ditawarkan Rp20 juta untuk ke Arab Saudi, logikanya saja tiket pesawat berapa, hotel berapa,” ujar Kholis di Jambi, Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca: Seleksi Petugas Haji 2027 Bidang Kesehatan Dibuka, Cek Jadwalnya!

Peringatan tersebut disampaikan setelah muncul kasus puluhan calon peserta umrah yang gagal berangkat melalui PT Gema Suara Talbia beberapa waktu lalu. Kholis menyebut harga perjalanan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum calon jemaah memilih biro perjalanan umrah.

Ia menjelaskan, biaya umrah tidak hanya mencakup tiket pesawat. Calon jemaah juga perlu memperhitungkan biaya hotel, transportasi, serta kebutuhan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

“Acuan biaya perjalanan umrah dari harga biasanya sebelum terjadi kenaikan harga avtur dan kondisi harga tiket pesawat dan nilai tukar yang berubah, tawaran jauh di bawah angka ini, patut dicermati,” tegasnya.

Kholis menyebut biaya perjalanan umrah saat ini berada di kisaran Rp26 juta. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya harga tiket pesawat dan kenaikan kurs dolar.

“Tentu harus dipertimbangkan, kalau jauh di bawah itu termasuk tidak wajar dan perlu diwaspadai,” katanya.

Selain mencermati harga, Kholis meminta calon jemaah memastikan legalitas biro perjalanan sebelum melakukan pembayaran. Pemeriksaan juga perlu dilakukan terhadap keberadaan kantor, rekam jejak keberangkatan jemaah, dan kesiapan penyelenggara dalam melayani perjalanan umrah.

Calon jemaah juga diminta tidak terburu-buru menyerahkan uang hanya karena mendapatkan penawaran dengan harga murah. Menurut Kholis, penampilan atau cara promosi yang meyakinkan belum cukup menjadi dasar untuk memastikan kredibilitas sebuah biro perjalanan.

Kholis menegaskan calon jemaah perlu menggunakan pertimbangan yang rasional sebelum menentukan pilihan. Tawaran harga murah dan berbagai alasan promosi perlu diperiksa terlebih dahulu agar keputusan perjalanan umrah didasarkan pada informasi yang jelas.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.