Ikhbar.com: Warga Palestina di Jalur Gaza merayakan kemenangan Spanyol atas Argentina pada final Piala Dunia 2026. Mereka menyaksikan pertandingan secara bersama-sama di sejumlah kafe sebelum merayakan kemenangan La Roja setelah laga berakhir.
Spanyol memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di New Jersey Stadium, Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB. Gelar tersebut menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah sebelumnya menjadi juara pada 2010.
Kemenangan itu sekaligus membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara yang diraih pada Piala Dunia 2022. Di Gaza, hasil pertandingan tersebut disambut sorak-sorai oleh warga yang sejak awal memberikan dukungan kepada Spanyol.
Dikutip dari Anadolu, dukungan warga Gaza kepada La Roja tidak hanya berkaitan dengan sepak bola. Sikap pemerintah Spanyol terhadap Palestina menjadi salah satu alasan warga Gaza memberikan dukungan kepada tim nasional tersebut.
Baca: Islam di Brasil: Jejak Perlawanan Kaum Sahaya di Negeri Sepak Bola
Numan Abdullah, warga Gaza yang menyaksikan pertandingan, mengatakan banyak warga Palestina mendukung Spanyol karena menilai negara tersebut telah menunjukkan dukungan kepada rakyat Palestina dalam waktu yang panjang.
“Kami berkumpul untuk mendukung Spanyol karena negara itu telah berdiri bersama rakyat Palestina selama bertahun-tahun,” ujarnya.
Menurut Abdullah, kegiatan menonton pertandingan bersama juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan perdamaian dan solidaritas kepada negara-negara yang mendukung Palestina.
“Kami adalah masyarakat yang menginginkan perdamaian,” kata Abdullah.
Al Jazeera melaporkan, dukungan terhadap Spanyol semakin kuat setelah pemerintah negara tersebut mengambil sejumlah sikap yang dinilai mendukung Palestina di tengah perang Gaza. Spanyol secara resmi mengakui Negara Palestina pada Mei 2024.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan, pengakuan tersebut berkaitan dengan dukungan terhadap solusi dua negara. Keputusan itu juga ditujukan untuk mendorong gencatan senjata serta mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
Dukungan terhadap Palestina juga disuarakan sejumlah tokoh olahraga asal Spanyol, termasuk Lamine Yamal dan Pep Guardiola. Sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023, Spanyol dikenal sebagai salah satu negara Eropa yang menyampaikan dukungan kuat kepada Palestina.
Mohammad Attallah, pengacara asal Kota Gaza, mengatakan sikap Spanyol selama perang membuat banyak warga Palestina memiliki kedekatan emosional dengan negara tersebut.
“Kami bangga kepada siapa pun yang berdiri bersama rakyat Palestina dalam situasi seperti ini. Karena itulah banyak orang di sini mendukung Spanyol, bukan semata-mata karena sepak bolanya, tetapi juga karena sikap kemanusiaan mereka,” kata Attallah kepada Al Jazeera saat Spanyol menghadapi Arab Saudi dalam fase grup H Piala Dunia 2026, Senin, 22 Juni 2026.
Attallah mengatakan dukungan warga Palestina kepada Spanyol tetap disertai penghormatan terhadap Arab Saudi. Negara tersebut memiliki hubungan dekat dengan rakyat Palestina.
“Kami berharap Spanyol menang dan memberikan dukungan penuh kepada mereka. Namun, kami juga tetap menghormati tim nasional Arab Saudi,” tambahnya sambil tersenyum.