BLT dan Bansos PKH Dipastikan Cair sebelum Ramadan 2026

Ilustrasi bansos. Foto: Freepik

Ikhbar.com: Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama akan cair pada Februari 2026.

Dengan demikian, keluarga penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar menjelang bulan suci yang diprediksi jatuh pada 18 Februari 2026.

Kepastian tersebut sejalan dengan rencana penyaluran bantuan sosial reguler yang mencakup PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Februari 2026. Program ini menyasar sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia sebagai bagian dari komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat.

Menteri Sosial (Mensos), KH Saifullah Yusuf menjelaskan pemerintah telah menyiapkan seluruh tahapan penyaluran bansos reguler agar berjalan sesuai jadwal.

“Bansos reguler tahap pertama ini rencananya mulai disalurkan Februari untuk sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat, termasuk di dalamnya PKH dan bantuan sembako,” ujar sosok yang akrab siapaa Gus Ipul itu usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Koperasi di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.

Baca: Cara Cek Penerima Bansos PKH

Selain PKH, Kemensos juga memastikan besaran BPNT pada 2026 ditetapkan sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap KPM. Penyaluran dilakukan per tahap setiap triwulan, sehingga total bantuan yang diterima pada periode Januari, Februari, dan Maret mencapai Rp600.000.

Untuk bantuan PKH, nilai bantuan disesuaikan dengan kategori penerima. Sasaran program ini meliputi anak usia sekolah, lanjut usia di atas 60 tahun, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta anak usia dini, dengan besaran bantuan berkisar antara Rp225.000 hingga Rp750.000 per tahap.

Terkait wacana penyaluran bansos melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Gus Ipul menyampaikan kebijakan tersebut masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Presiden Prabowo Subianto. Selama belum ada arahan resmi, mekanisme penyaluran bantuan tetap menggunakan jalur yang sudah berjalan.

Penyaluran bansos pada tahap pertama ini masih akan dilakukan melalui bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia.

“Untuk penyaluran melalui koperasi desa kami masih menunggu arahan Presiden,” kata Gus Ipul.

Melalui skema tersebut, Kemensos berharap penyaluran bansos dapat berlangsung tepat waktu dan tepat sasaran. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.