Ning Ivana: Buku ‘Peta Jalan Ramadan’ Terobosan Intelektual Ikhbar

Influencer santri, Ning Ivana Amelia. Dok IST

Ikhbar.com: Influencer santri, Ning Ivana Amelia, menilai buku “Peta Jalan Ramadan: Menata Ibadah, Keluarga, hingga Kepedulian terhadap Sesama” sebagai terobosan intelektual yang layak diapresiasi. Nyai muda asal Pondok Buntet Pesantren Cirebon tersebut menyebut langkah tim redaksi Ikhbar.com merangkum materi podcast menjadi buku tematik sebagai inovasi yang jarang dilakukan media lain.

Pernyataan itu disampaikan dalam program “Tadarus Buku Peta Jalan Ramadan” yang disiarkan langsung melalui Instagram @IkhbarCom pada Rabu, 4 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ning Ivana memaparkan pandangannya mengenai konsistensi Ikhbar Group dalam menghadirkan konten berorientasi jangka panjang.

Ikhbar luar biasa terobosannya, bukan hanya keren di media sosial dan YouTube, tapi juga konsisten menghadirkan narasumber yang kompeten dan tema-tema yang berkualitas,” ujar Ning Ivana, dikutip pada Kamis, 5 Maret 2026.

Tangkapan layar saat Ning Ivana Amelia (bawah) menjadi narasumber dalam “Tadarus Buku Peta Jalan Ramadan”, secara live di akun Instagram @IkhbarCom, Rabu, 4 Maret 2026. Dok IKHBAR

Baca: Kiai Ahmad Zaini Dahlan: Buku ‘Peta Jalan Ramadan’ Bekal Literasi selama Bulan Suci

Menurut dia, kekuatan Ikhbar Group tidak terletak pada upaya mengejar viralitas sesaat. Prinsip yang dipegang adalah menghadirkan materi yang dapat bertahan lama serta tetap relevan ketika dibutuhkan.

“Menjadi content creator tidak harus mengejar viralitas. Ikhbar justru berprinsip membuat konten long lasting (tahan lama), tidak hanya ramai saat viral, tapi selalu relevan ketika dibutuhkan. Itu yang sangat membekas bagi saya,” katanya.

Ning Ivana melanjutkan, penerbitan buku tersebut dinilainya sebagai langkah lanjutan. Materi podcast yang sebelumnya hadir dalam format audio visual kini dirangkum dan dikembangkan menjadi karya tulis yang tersusun lebih sistematis.

“Saya belum banyak menemukan podcast yang seluruh materinya dirangkum dan dikembangkan maksimal menjadi sebuah buku,” tutur Ning Ivana.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Ikhbar atas inisiatif tersebut.

“Ini bukan dibuat-buat, bukunya memang benar-benar keren,” ucapnya.

Keunggulan buku “Peta Jalan Ramadan”, menurutnya, terletak pada fokus pembahasan yang spesifik. Selama ini, pembahasan mengenai puasa kerap hanya menjadi bagian kecil dalam buku bertema umum.

“Saya juga belum banyak menemukan buku yang membahas puasa secara khusus. Biasanya puasa hanya jadi subbab dalam buku besar dan dibahas sekadarnya,” katanya.

Baca: Puasa sebagai Reset Tubuh dan Jiwa: Perspektif Biologis dan Spiritual

Berbeda dengan buku pada umumnya, terbitan Ikhbar ini sepenuhnya mengulas puasa dari berbagai sudut pandang. Tema kesehatan, sosial, hingga tasawuf dibahas dalam bab tersendiri dengan pendekatan beragam.

“Lewat buku ini, makna puasa dibahas sangat mendalam dari berbagai sudut pandang. Bahkan, yang saya sampaikan di live ini mungkin hanya sebagian kecil karena isi bukunya sudah sangat lengkap,” ujar Ning Ivana.

Bagi Ning Ivana, transformasi dari siniar ke buku menghadirkan dokumentasi pengetahuan yang lebih permanen.

“Materi yang sebelumnya dinikmati melalui siaran digital kini dapat dibaca ulang, dipelajari lebih sistematis, dan dijadikan rujukan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.