Waspada! Ini Risiko Tersembunyi Hidangan Lebaran yang Dipanaskan Berulang

Ilustrasi. Olah Digital oleh IKHBAR

Ikhbar.com: Hidangan Lebaran yang melimpah kerap menjadi simbol kebahagiaan dan kebersamaan. Di balik itu, terdapat risiko kesehatan yang sering luput dari perhatian, terutama terkait penyimpanan dan pemanasan makanan yang tidak tepat.

Ahli gizi, Ustazah Yuswati, S.KM., M.Kes., mengingatkan bahwa kebiasaan memasak dalam jumlah besar dan menyajikannya selama beberapa hari berpotensi menimbulkan masalah keamanan pangan.

“Risiko yang sering tidak disadari adalah kontaminasi mikroba akibat penyimpanan yang kurang tepat,” kata Ustazah Yuswati kepada Ikhbar.com, Jumat, 20 Maret 2026.

Baca: 3 Kiat agar Anak Tetap Jajan Sehat saat Lebaran

Menurut Wakil Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) KHAS Kempek Cirebon tersebut, beberapa jenis makanan khas Lebaran seperti opor, rendang, dan hidangan bersantan memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap pertumbuhan bakteri, terutama jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.

Ustazah Yuswati menjelaskan, kondisi tersebut semakin berisiko ketika makanan dipanaskan berulang tanpa proses pendinginan yang benar.

“Memanaskan makanan berulang-berulang tanpa pendinginan yang baik juga dapat menurunkan kualitas dan keamanan makanan,” ujarnya.

Kondisi ini tidak selalu terlihat. Makanan yang tampak masih layak konsumsi belum tentu aman jika telah terkontaminasi mikroorganisme akibat penyimpanan yang kurang higienis.

Karena itu, Ustazah Yuswati menekankan pentingnya pengelolaan sejak awal, termasuk saat penyimpanan. Ia menyarankan agar makanan tidak disimpan dalam jumlah besar pada satu wadah, melainkan dibagi dalam porsi kecil agar mudah didinginkan secara merata.

Selain itu, makanan sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di meja saji, terutama pada suhu ruang yang memungkinkan bakteri berkembang cepat. Penggunaan sendok saji yang bersih juga penting untuk menjaga higienitas.

Ia juga mengingatkan bahwa proses pemanasan ulang harus dilakukan hingga makanan benar-benar panas. Langkah ini bertujuan meminimalkan bakteri yang mungkin berkembang selama penyimpanan.

Baca: Hidangan Lebaran Penuh Gula? Ahli Gizi Sarankan Penolakan Sopan Ini!

Lebih jauh, ia menilai kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan masih perlu ditingkatkan, terutama saat Lebaran yang identik dengan konsumsi makanan dalam jumlah besar.

Menurutnya, menjaga kualitas makanan berkaitan langsung dengan kesehatan keluarga.

“Prinsip yang penting adalah simpan makanan dalam porsi kecil, jangan terlalu lama dibiarkan di meja, dan pastikan makanan dipanaskan dengan baik sebelum dikonsumsi kembali,” tuturnya.

Dengan langkah sederhana tersebut, risiko gangguan kesehatan akibat hidangan Lebaran dapat ditekan sehingga momen kebersamaan tetap dapat dinikmati dengan aman.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.