Jangan Panik! Ini Tips Atasi Berat Badan Naik usai Lebaran

Ilustrasi berat badan. Foto: Shutterstock

Ikhbar.com: Pakar gizi dari Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh mengingatkan masyarakat agar tidak panik menghadapi kenaikan berat badan setelah Lebaran. Meski begitu, ia meminta masyarakat tetap waspada dan segera mengatur pola makan untuk mencegah dampak lebih lanjut.

Hidangan khas Lebaran seperti kue kering dan minuman manis kerap menjadi pemicu utama lonjakan berat badan. Konsumsi berlebihan terhadap makanan tinggi gula ini berkontribusi pada peningkatan asupan kalori tanpa memberikan efek kenyang yang bertahan lama.

“Kalorinya tinggi, tapi tidak mengenyangkan. Ini membuat orang cenderung makan lebih banyak dan berulang kali. Kalau tidak dikendalikan, berat badan bisa naik drastis,” kata Lailatul dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 23 Maret 2026.

Ia menjelaskan, konsumsi gula harian sebaiknya dibatasi pada kisaran empat hingga lima sendok makan atau setara dengan 50 gram. Melebihi ambang tersebut dapat meningkatkan potensi gangguan kesehatan.

Baca: 5 Rekomendasi Menu Lebaran Sehat ala Ahli Gizi Ustazah Yuswati

“Kalau asupan gula berlebihan, risiko overweight hingga obesitas makin besar. Dan kalau sudah obesitas, penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, hingga gangguan jantung bisa mengintai,” ujarnya.

Lailatul juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama momen Lebaran. Pengendalian porsi makanan manis, istirahat yang cukup, serta peningkatan konsumsi sayur dan buah menjadi langkah yang perlu diperhatikan.

Selain itu, aktivitas fisik secara rutin dan menghindari kebiasaan merokok juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan tubuh agar tetap sehat pasca-Lebaran.

“Lebaran bukan alasan untuk melupakan gaya hidup sehat. Justru harus lebih waspada karena risiko kenaikan berat badan dan penyakit degeneratif bisa meningkat tajam jika pola makan tak terkendali,” tegasnya.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.