Ikhbar.com: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat lonjakan signifikan penggunaan layanan digital Al-Qur’an hingga menembus 77,6 juta pengguna lintas platform sejak pertama kali diluncurkan.
Capaian tersebut mempertegas posisi Al-Qur’an Digital Kemenag sebagai rujukan utama masyarakat dalam mengakses mushaf digital yang sahih dan mudah digunakan.
Data statistik per April 2026 menunjukkan tingginya minat publik terhadap layanan ini, baik melalui perangkat mobile, web, maupun integrasi aplikasi perkantoran. Transformasi digital yang dilakukan Kemenag dinilai mampu menjawab kebutuhan umat dalam memperoleh akses Al-Qur’an yang kredibel di berbagai situasi.
Kepala LPMQ, KH Abdul Aziz Shidqi menyebut capaian tersebut sebagai indikator keberhasilan inovasi layanan berbasis teknologi.
Baca: Kemenag Siapkan Rp3 Triliun untuk TPQ
“Pencapaian ini menandai keberhasilan transformasi digital dalam menyediakan akses mushaf Al-Qur’an yang kredibel, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai perangkat,” ujarnya di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Memasuki Triwulan I 2026, tren penggunaan menunjukkan pergeseran menarik. Dari total 151.023 pengguna aktif selama Januari hingga Maret, fitur Microsoft Word Add-in menjadi platform paling dominan dengan kontribusi 57,3 persen atau 86.554 pengguna. Tingginya angka ini mencerminkan pemanfaatan Al-Qur’an Kemenag sebagai rujukan utama dalam penulisan karya ilmiah, dokumen keagamaan, hingga materi edukasi.
Kiai Aziz menilai, integrasi dengan aplikasi pengolah kata memberi kemudahan bagi pengguna dalam menyisipkan ayat Al-Qur’an secara tepat dan terstandar. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Al-Qur’an Kemenag di kalangan akademisi dan penulis.
Pengembangan fitur juga terus dilakukan. Pada Maret 2026, LPMQ merilis PowerPoint Add-in untuk mendukung kebutuhan presentasi berbasis ayat Al-Qur’an. Meski baru diluncurkan, fitur ini telah digunakan oleh 3.556 pengguna dalam waktu singkat.
Kehadiran fitur tersebut dinilai relevan bagi kalangan pendakwah, tenaga pendidik, dan pembicara yang membutuhkan tampilan ayat Al-Qur’an yang rapi dan menarik dalam media presentasi.
“Kehadiran fitur PPT melengkapi ekosistem digital Qur’an Kemenag yang kini semakin inklusif,” tegasnya.
Secara keseluruhan, platform web masih menjadi kontributor terbesar dalam jangkauan pengguna. Total akses melalui layanan berbasis browser mencapai 75,1 juta pengguna. Kemudahan akses tanpa instalasi menjadikan versi web sebagai pintu masuk utama bagi masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Berikut rincian pengguna Qur’an Kemenag pada Triwulan I 2026:
- Microsoft Word Add-in: 86.554 pengguna
- Web: 30.459 pengguna
- Android: 20.804 pengguna
- iOS: 9.650 pengguna
- PowerPoint Add-in: 3.556 pengguna (rilis Maret 2026)
LPMQ menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan penggunaan dan kebutuhan masyarakat guna menghadirkan fitur yang lebih adaptif.
“LPMQ berkomitmen untuk terus memantau tren data ini guna menghadirkan pengembangan fitur yang lebih mutakhir dan relevan dengan kebutuhan umat di masa depan,” tandasnya.