Saudi Klaim Sukses Cegat 25 Drone, Milik Iran?

Penampakan drone yang diklaim mampu dicegat Arab Saudi. Foto: Anadolu Agency

Ikhbar.com: Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Arab Saudi mengklaim sistem pertahanan udara kerajaan berhasil mencegat puluhan drone yang memasuki wilayah udara negara tersebut. Sedikitnya 25 unit drone dilaporkan dihancurkan dalam operasi pencegatan yang berlangsung sepanjang malam.

Pernyataan resmi Kemenhan Arab Saudi menyebutkan drone-drone tersebut terdeteksi memasuki wilayah udara kerajaan sejak Sabtu malam, 14 Maret 2026, dan segera ditangani oleh sistem pertahanan udara.

“Sebanyak 25 drone yang memasuki wilayah udara Arab Saudi berhasil dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara kerajaan,” demikian laporan yang disampaikan otoritas pertahanan Arab Saudi.

Baca: Israel Sibuk Tutupi Berita Dampak Kerusakan Serangan Iran

Laporan yang dikutip dari Anadolu Agency menyebutkan pihak berwenang belum mengungkapkan dari mana drone tersebut diluncurkan. Otoritas juga tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan kerusakan atau korban akibat insiden tersebut.

Serangan drone dan rudal di kawasan Teluk dilaporkan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Ketegangan kawasan mulai meningkat sejak 28 Februari 2026 setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Situasi tersebut memicu respons dari Teheran yang kemudian melakukan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat serta lokasi strategis di negara-negara Arab.

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC sebelumnya mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap Pangkalan Udara Prince Sultan di kota Al-Kharj, Arab Saudi.

IRGC menyatakan pangkalan tersebut menjadi salah satu target karena digunakan sebagai lokasi penempatan pasukan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.