Ikhbar.com: Pembina Pondok Pesantren Al-Muflihin Gebang, Cirebon, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri menyebut bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk meningkatkan iman dan takwa umat Islam.
Anggota Komisi IV DPR RI itu menyampaikan pesan tersebut saat melaksanakan Salat Ashar berjamaah dan bersilaturahmi dengan warga serta Dewan Kemakmuran Masjid Al-Istighfaroh di Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon pada Senin, 16 Februari 2026.
Prof. Rokhmin memanfaatkan kunjungan daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah. Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai kesempatan memperbaiki kualitas keimanan dan memperkuat hubungan dengan Allah Swt.
Baca: Prof. Rokhmin: Ramadan Waktu Terbaik Perkuat Spiritual
“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi proses pembinaan diri agar hati lebih bersih, pikiran lebih jernih, dan langkah hidup semakin terarah,” pesan Prof. Rokhmin.
Ia menjelaskan, tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi bertakwa yang tercermin dalam perilaku sehari-hari. Keteladanan Nabi Muhammad Saw, para sahabat, tabi’in, dan ulama menjadi rujukan penting dalam memadukan kekuatan spiritual, akhlak, ilmu, serta kerja nyata dalam kehidupan.
“Bukan hanya kuat dalam habluminallah (hubungan dengan Allah melalui ibadah), tetapi juga kokoh dalam habluminannas (hubungan dengan sesama melalui kepedulian dan kemanfaatan),” lanjutnya.
Prof. Rokhmin juga menekankan pentingnya takwa sosial dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, nilai tersebut tercermin dalam sikap saling membantu, bekerja keras, produktif, serta gemar berbagi kepada sesama.
Ia turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral. Kepedulian terhadap alam dinilai penting guna mencegah bencana seperti banjir dan longsor yang sering dipicu oleh kelalaian manusia.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang dialog antara tokoh nasional dengan masyarakat setempat.