Petugas Haji 2026 bakal Diklat Semi-Militer, Ini Tujuannya!

Menteri Haji dan Umrah, KH Yusuf Irfan (kiri) saat mendengarkan presentasi konsep Diklat ala Militer untuk Petugas Haji 2026. Foto: Dok. Kemenhaj

Ikhbar.com: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan Diklat semi-militer bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M. Inisiatif tersebut dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat disiplin, karakter, kesiapan fisik, dan mental pelayanan.

Skema pelatihan intensif bergaya “masuk barak” ini dirancang untuk memastikan kualitas layanan haji yang lebih profesional dan berdaya tahan tinggi di lapangan.

Kebijakan tersebut dipaparkan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Diklat PPIH di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj dalam agenda presentasi di hadapan pimpinan kementerian.

Paparan ini menegaskan fokus pembinaan petugas agar selaras dengan kebutuhan operasional haji yang menuntut ketangguhan fisik sekaligus kematangan sikap melayani.

Pelaksanaan Diklat dirancang lintas sektor, melibatkan unsur TNI, Polri, dan tenaga kesehatan. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat sistem pembinaan petugas haji secara menyeluruh, mulai dari pembentukan karakter, peningkatan kebugaran, hingga kesiapsiagaan menghadapi situasi lapangan.

Baca: Jadwal Pelunasan Biaya Haji 2026 Tahap II

Anggota Tim Pokja Diklat PPIH 2026 M, Tulus Widodo, menjelaskan bahwa agenda presentasi difokuskan pada rancangan konsep dan skema pelatihan khusus calon PPIH Arab Saudi.

“Agenda hari ini adalah presentasi di depan Bapak Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI. Kami menyiapkan pendidikan dan latihan khusus bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M,” ujarnya dikutip dari laman Kemenhaj pada Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menegaskan, pembinaan jasmani (Binjas) menjadi pilar utama dalam Diklat, dengan kesehatan sebagai fondasi keberhasilan tugas.

“Faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas PPIH adalah kesehatan. Karena itu, kegiatan Binjas kami susun secara terprogram dan terarah sesuai arahan Bapak Menteri,” lanjutnya.

Menurut Tulus, materi pelatihan meliputi jalan sehat, senam kebugaran, hingga latihan baris-berbaris yang diarahkan untuk membangun disiplin, kekompakan, dan karakter pelayanan.

“Pelatihan ini bisa dikatakan seperti semi-militer. Namun perlu ditegaskan, ini bukan menjadikan petugas sebagai militer, melainkan pendekatan semi-militer untuk membentuk karakter, disiplin, dan rasa bangga dalam melaksanakan tugas sebagai petugas haji,” tegasnya.

Ia berharap penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M berada pada standar layanan yang lebih baik.

“Harapan utama kami tentu pelaksanaan haji ke depan harus lebih baik. Dengan pelatihan ini, kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pelayanan maksimal yang dibekali attitude, skill, dan knowledge, sehingga petugas mampu menghadirkan pelayanan dengan senyum, salam, dan sapa atau 3S,” tambahnya.

Penegasan serupa disampaikan Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprodjo, yang menyatakan bahwa kesiapan fisik menjadi perhatian utama Diklat tahun ini.

“Selain mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang, petugas haji harus memiliki kesiapan fisik yang memadai. Tanpa fisik yang kuat, petugas akan kesulitan menghadapi berbagai persoalan di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Diklat PPIH 2026 tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga memperkuat pengetahuan, kesiapsiagaan, dan mitigasi risiko selama operasional haji.

“Kami lengkapi petugas dengan pengetahuan tambahan untuk mengantisipasi berbagai kondisi dan situasi di lapangan. Namun yang paling kami tekankan adalah bahwa tugas utama petugas haji adalah melayani jemaah,” tegas Chandra.

Menurutnya, disiplin yang dibangun melalui Diklat adalah disiplin yang berorientasi pelayanan.

“Disiplin di sini adalah disiplin untuk melayani jemaah haji. Petugas harus benar-benar memahami dan mengingat tujuan utama mereka bertugas pada musim haji 1447 H/2026 M, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” pungkasnya.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.