KPAI Imbau Sekolah tak Beri Materi Berat di Hari Pertama

Ilustrasi MPLS. Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom

Ikhbar.com: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta sekolah tidak langsung memberikan materi pelajaran yang berat kepada siswa pada hari pertama masuk usai libur Lebaran.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons atas berakhirnya masa libur panjang, yakni siswa dinilai membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sebelum kembali ke ritme belajar di sekolah.

“Kami mengingatkan pentingnya masa transisi belajar secara psikologis, bahwa anak-anak membutuhkan fase transisi dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar. Kesadaran ini harus menjadi motivasi para pengajar, sebelum anak-anak benar-benar siap memasuki rutinitas sekolah,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pengalaman mudik yang dijalani siswa selama libur Lebaran memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.

Baca: Mendikdasmen Batalkan Pembelajaran Daring

“Anak-anak baru saja menyerap nilai-nilai tradisi, kekerabatan, dan kearifan lokal langsung dari sumbernya. Kekayaan pengalaman empiris ini sangat baik untuk digali menjadi potensi awal pembelajaran, idealnya diakomodasi oleh para guru sebagai bagian dari interaksi di kelas, sehingga anak merasa pengalaman sosialnya dihargai dan relevan dengan lingkungan sekolahnya,” ujar Jasra Putra.

KPAI juga mengingatkan pentingnya membangun suasana belajar yang nyaman sebelum memasuki materi inti yang lebih padat.

“Prasyarat kondisi yang kondusif harus dibangun melalui konektivitas emosional. Seperti metode belajar reflektif dan metode bercerita mengenai pengalaman mudik di kampung halaman dapat menjadi instrumen transisi yang efektif, sehingga anak-anak bisa masuk kembali ke dunia belajarnya tanpa tekanan,” kata Jasra Putra.

Pemerintah menetapkan jadwal libur Lebaran 2026 bagi satuan pendidikan dari PAUD hingga SMA/sederajat selama dua pekan, mulai Senin, 16 Maret 2026 hingga Jumat, 27 Maret 2026.

Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.