Ikhbar.com: Pengurus Korps PMII Puteri (KOPRI) PC PMII Cirebon masa khidmat 2025–2026 resmi dilantik pada Rabu, 4 Maret 2026 di Gedung PGRI Kabupaten Cirebon.
Pelantikan tersebut sekaligus menegaskan arah gerakan organisasi yang menitikberatkan pada penguatan peran kader perempuan di ruang sosial.
Momentum tersebut juga menjadi ajang konsolidasi kader untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam berbagai bidang.
Sebanyak 15 pengurus dilantik langsung oleh Ketua PC PMII Cirebon, Ruslan Baidowi Kamal. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan PB PMII, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ketua KOPRI PC PMII Cirebon, Novianti menyampaikan arah gerak organisasi selama satu periode ke depan dengan visi yang menekankan penguatan kapasitas kader perempuan sekaligus mendorong kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan kepemimpinannya mengusung semangat mewujudkan KOPRI Cirebon sebagai organisasi perempuan yang berdaya dan berdampak bagi masyarakat.
Baca: PB KOPRI Cetak Pemimpin Perempuan Global lewat SKKN III
“Konsep ‘berdaya’ dimaknai sebagai upaya memperkuat kualitas kader perempuan, baik dari sisi pemikiran maupun gerakan organisasi. Setelah kapasitas kader terbentuk dengan kuat, organisasi diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata melalui berbagai gagasan dan aktivitas sosial,” jelas dia.
Rangkaian pelantikan tersebut juga diisi dengan pengumuman pemenang Women’s Idea Challenge, sebuah kompetisi yang digelar KOPRI PC PMII Cirebon sebagai ruang ekspresi gagasan dan kreativitas kader perempuan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Empowered Women Changing the World: Tubuhku, Hakku, Suaraku.”
Kompetisi tersebut menghadirkan dua kategori lomba, yakni lomba esai dan lomba content creator. Pada kategori esai, para peserta menampilkan gagasan kritis mengenai isu perempuan dan peran sosialnya.
Novianti menilai, ruang digital saat ini menjadi salah satu arena penting bagi perempuan untuk menyampaikan gagasan dan memperjuangkan berbagai isu.
“Hari ini narasi adalah alat perjuangan. Perempuan harus berani menyuarakan gagasan, berbicara tentang tubuhnya, haknya, dan masa depannya. Women’s Idea Challenge kami hadirkan sebagai ruang untuk melatih keberanian itu,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tema “Tubuhku, Hakku, Suaraku” dipilih untuk menegaskan pentingnya kesadaran diri serta keberanian perempuan dalam menyampaikan pandangan di ruang publik.
Melalui kegiatan tersebut, KOPRI mendorong kader perempuan untuk terus mengembangkan literasi, kepercayaan diri, serta kemampuan berkontribusi di ruang akademik maupun digital.
Sementara itu, Ketua PC PMII Cirebon, Ruslan Baidowi Kamal menekankan pentingnya soliditas organisasi serta sinergi antarstruktur di lingkungan PMII. Ia berharap KOPRI dapat memperkuat peran kader perempuan dengan tetap selaras dengan arah gerak organisasi di tingkat cabang sehingga kerja-kerja organisasi dapat berjalan secara kolektif.
Berikut daftar juara lomba esai:
- Juara 1: Putri Natalia Nur Azizah – KOPRI PK PMII UIN SSC
- Juara 2: Mugy Rahayu – KOPRI Rayon An Nadhloh Fikr
- Juara 3: Endah – KOPRI Rayon El Farouk Fasya

Sementara pada kategori content creator, para peserta menampilkan karya kreatif melalui media digital.
- Juara Content Creator: Ririn Ramadhani – PMII STEI Al Ishlah Cirebon
- Pemenang Terfavorit: Nathia Isnayani – Rayon An Nadhloh Harokah.