Kapan Awal Ramadan 2026? Ini Prediksi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Ilustrasi peneropongan hilal. Antara/Fikri Yusuf.

Ikhbar.com: Awal Ramadan di Indonesia kerap berbeda karena perbedaan metode penetapan awal bulan Hijriah yang digunakan oleh pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU).

Perbedaan pendekatan tersebut akan berpengaruh pada penentuan awal puasa Ramadan 2026 yang kini menjadi perhatian luas umat Islam, mengingat kepastian jadwal sangat menentukan kesiapan ibadah puasa.

Puasa Ramadan merupakan kewajiban utama bagi umat Islam yang memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an. Perintah tersebut tercantum dalam QS. Al-Baqarah: 183 yang menegaskan bahwa puasa diwajibkan untuk membentuk ketakwaan.

Keutamaan ibadah puasa Ramadan juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah Saw. Beliau bersabda, “Barang siapa yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya akan diampuni.” (HR. Bukhari Muslim).

Baca: Jangan sampai Gabut di Bulan Puasa, Yuk Ikut Pesantren Gerakan 2026 di Yogyakarta!

Perbedaan penetapan awal puasa Ramadan 2026 tidak terlepas dari metode yang digunakan masing-masing pihak. Pemerintah dan NU menetapkan awal bulan Hijriah melalui rukyat yang diperkuat dengan hisab, sementara Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal sebagai dasar penetapan.

Versi Pemerintah

Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Meski demikian, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat. Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Syaban 1447 H.

Rincian versi pemerintah:

  • Sidang isbat awal Ramadan: Selasa, 17 Februari 2026
  • Perkiraan awal puasa: Kamis, 19 Februari 2026

Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Ramadan melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal. Hasilnya, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sejalan dengan Kalender Hijriah Global Tunggal.

Rincian versi Muhammadiyah:

  • Awal puasa Ramadan: Rabu, 18 Februari 2026

Versi Nahdlatul Ulama

Almanak NU Tahun 2026 memperkirakan 1 Ramadan 1447 H bertepatan dengan Kamis, 19 Februari 2026. NU biasanya menyampaikan keputusan resmi mendekati pelaksanaan rukyat dan setelah sidang isbat digelar.

Rincian versi NU:

  • Perkiraan awal puasa Ramadan: Kamis, 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan pemerintah dan NU, Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung mulai Kamis, 19 Februari 2026 hingga Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, versi Muhammadiyah memperkirakan Ramadan dimulai Rabu, 18 Februari 2026 dan berakhir Kamis, 19 Maret 2026. Perbedaan satu hari ini terjadi akibat perbedaan metode penetapan awal bulan Hijriah.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.