Ikhbar.com: Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Santri 2026 kembali dibuka sebagai peluang strategis bagi generasi pesantren untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Program hasil kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) dan LPDP ini menargetkan lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Beasiswa ini menghadirkan berbagai skema, mulai dari jalur santri, unggulan keagamaan, hingga program khusus lainnya. Untuk kategori santri, tersedia pilihan jenjang pendidikan S1 hingga S2 dan S3 yang dapat diakses sesuai ketentuan yang berlaku.
Jadwal pendaftaran
Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Santri 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Kamis, 1 Mei 2026 hingga Sabtu, 31 Mei 2026. Tahapan seleksi dilakukan secara bertahap sebagai berikut:
- Seleksi administrasi: Ahad, 1 Juni 2026 – Ahad, 15 Juni 2026
- Pengumuman hasil administrasi: Senin, 16 Juni 2026
- Seleksi skolastik: Rabu, 25 Juni 2026 – Ahad, 29 Juni 2026
- Pengumuman hasil skolastik: Selasa, 1 Juli 2026
- Seleksi wawancara: Kamis, 3 Juli 2026 – Ahad, 20 Juli 2026
- Pengumuman akhir: Ahad, 27 Juli 2026.
Persyaratan umum
Calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah ketentuan dasar. Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 24 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran. Lulusan pendidikan menengah dari tahun 2024 hingga 2026 diperbolehkan mendaftar, dengan catatan belum pernah menempuh atau menyelesaikan studi sarjana.
Baca: Beasiswa BSI Scholarship 2026 Dibuka, Peluang Kuliah Gratis 8 Semester untuk Maba
Selain itu, pendaftar harus terdaftar dalam sistem EMIS Kemenag serta melampirkan surat rekomendasi dari pesantren yang menyatakan telah memahami Kitab Kuning. Dokumen lain yang wajib disertakan meliputi rapor dua tahun terakhir, surat keterangan sehat, serta esai dan komitmen kembali ke Indonesia.
Peserta juga diwajibkan mengisi riwayat prestasi dan pengalaman organisasi serta menyetujui pernyataan integritas. Program beasiswa ini hanya berlaku untuk perguruan tinggi dan program studi yang telah ditentukan, serta tidak mencakup kelas non-reguler seperti kelas karyawan atau jarak jauh.
Persyaratan khusus
Pendaftar jalur umum diwajibkan mengunggah ijazah dan transkrip nilai. Jika belum tersedia, dapat diganti dengan surat keterangan lulus. Khusus program sarjana dalam negeri, sertifikat kemampuan bahasa tidak menjadi syarat wajib.
Bagi pendaftar dari daerah afirmasi, diperlukan surat keterangan dari pemerintah setempat yang menyatakan asal wilayah. Sementara itu, penyandang disabilitas harus melampirkan surat keterangan medis serta rekomendasi yang menyatakan kesiapan menjalani studi.
Dokumen yang disiapkan
Seluruh pendaftar diwajibkan melengkapi dokumen melalui platform resmi. Dokumen tersebut meliputi identitas diri seperti KTP dan KK, ijazah, transkrip nilai, rapor, serta surat rekomendasi dari pesantren.
Selain itu, pendaftar perlu mengisi personal statement, rencana studi, serta komitmen kontribusi pasca pendidikan. Dokumen tambahan seperti bukti prestasi bersifat opsional namun dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
Bagi pendaftar afirmasi dan disabilitas, terdapat tambahan dokumen khusus yang harus diunggah sesuai kategori masing-masing.
Proses pendaftaran
Proses pendaftaran dilakukan secara daring dengan mengisi profil lengkap sesuai ketentuan program. Peserta kemudian mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan hingga tahap akhir.
Tahap terakhir ditandai dengan pengiriman formulir pendaftaran secara lengkap hingga peserta memperoleh nomor registrasi sebagai bukti telah terdaftar dalam program Beasiswa Indonesia Bangkit Santri 2026.
Informasi selengkapnya kunjungi: https://beasiswa.kemenag.go.id/pesantren-s/