Saudi Jamin Keamanan Haji 2026

Ilustrasi haji. Foto: Reuters

Ikhbar.com: Pemerintah Arab Saudi menjamin kondisi keamanan penyelenggaraan haji 2026 tetap aman dan terkendali meski kawasan Timur Tengah tengah dilanda eskalasi konflik. Kepastian ini menjadi perhatian utama bagi calon jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Jaminan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026. Ia menegaskan stabilitas dalam negeri Arab Saudi tetap terjaga.

“Kami ingin menyampaikan bahwa Kerajaan Arab Saudi, alhamdulillah sampai saat ini negaranya aman,” ujarnya.

Baca: Menhaj: Perang Iran-AS tak Ganggu Jadwal Keberangkatan Haji 2026

Ketegangan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memang menjadi sorotan global. Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat memicu ketidakpastian geopolitik di sejumlah wilayah.

Dampaknya mulai dirasakan pada sektor transportasi udara internasional. Sejumlah maskapai melakukan penyesuaian jalur penerbangan, bahkan membatalkan rute tertentu yang dianggap berisiko karena melintasi area konflik.

Situasi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah haji. Perjalanan menuju Tanah Suci sangat bergantung pada kelancaran dan keamanan penerbangan internasional.

Pemerintah Arab Saudi memastikan wilayahnya tidak terdampak langsung oleh konflik tersebut. Otoritas setempat menegaskan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji tetap disiapkan sesuai rencana.

“Berkaitan dengan haji ini, semuanya akan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah digariskan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan insyaAllah berjalan lancar,” kata Faisal.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tetap menjadi prioritas pemerintah Arab Saudi, dengan pengamanan yang diperkuat di berbagai sektor pendukung.

Meski kondisi domestik dinyatakan aman, sejumlah penyesuaian tetap dilakukan oleh berbagai pihak sebagai langkah antisipasi. Perubahan rute penerbangan dan peningkatan pengawasan menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan.

Pemerintah Indonesia bersama penyelenggara ibadah haji terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah teknis untuk memastikan keberangkatan serta kepulangan jemaah berlangsung sesuai ketentuan.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.