Punya Aduan terkait MBG? Hubungi Nomor Ini

Ilustrasi guru sedang membagikan MBG. Foto: Pemprov Jateng

Ikhbar.com: Badan Gizi Nasional (BGN) membuka saluran pengaduan resmi bagi masyarakat yang menemukan persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan tersebut dapat diakses melalui call center 127 serta kanal digital yang disediakan lembaga tersebut.

BGN mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pengaduan tersebut apabila menemukan kendala terkait menu makanan, distribusi, maupun pelaksanaan program MBG di lapangan. Laporan masyarakat dinilai penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.

Tenaga Layanan Operasional Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Rahma Dewi Auliyasari, menjelaskan masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau laporan melalui jalur resmi agar permasalahan dapat segera ditangani.

“Permasalahan dalam menu makanan MBG dan lainnya bisa dicarikan solusi secara bersama-sama dengan mengadu ke kanal yang tepat, selain call center 127, juga bisa melalui website BGN,” kata Rahma Dewi Auliyasari saat kegiatan sosialisasi di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 12 Maret 2026.

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana bersama tim BGN melakukan sosialisasi program MBG di Pendopoan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Foto: BGN

Rahma menyampaikan, layanan pengaduan tersebut disiapkan agar masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan program MBG secara langsung kepada pihak yang berwenang.

Baca: Menag: Zakat bukan untuk MBG, Wajib Disalurkan ke 8 Asnaf

“Jangan ragu untuk menyampaikan pengaduan di saluran resmi itu, setiap permasalahan menu makanan MBG dan lainnya akan ditindaklanjuti oleh pejabat berwenang,” ujarnya.

Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Melalui program tersebut, pemerintah juga berupaya menekan angka stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Rahma menambahkan, pelaksanaan MBG juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan berbagai pihak dalam penyediaan bahan pangan maupun distribusi makanan.

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program MBG saat sosialisasi di Pendopoan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada pekan kedua Maret 2026. Kegiatan tersebut dilakukan bersama BGN untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai program tersebut.

Sri Meliyana mengatakan pihaknya terus mendorong edukasi publik sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaan MBG berjalan optimal.

“MBG diharapkan mampu menjadi kebiasaan baik, khususnya bagi anak-anak, harapannya mereka akan mendapatkan makanan bergizi di sekolah yang sesuai dengan nilai gizi di usianya yang kemudian dapat terbawa hingga ke rumah,” ujar Sri Meliyana.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.