Ikhbar.com: Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kesejahteraan petani. Di sisi lain, ia juga melalukan pembenahan infrastruktur irigasi di wilayah sentra pertanian.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Prof. Rokhmin berdialog langsung dengan para petani di Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon pada Senin, 23 Februari 2026. Dalam pertemuan itu, ia menyerap berbagai persoalan yang dihadapi petani di tingkat lapangan.
“Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kendala petani agar hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan mereka terangkat,” ujar Prof. Rokhmin.
Keluhan disampaikan salah satu petani setempat, Rohman, yang mengelola lahan tadah hujan seluas satu hektar. Ia mengaku pendapatan yang diperoleh hanya sekitar Rp7 juta dalam setahun.
Baca: Cara agar Indonesia Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia menurut Prof. Rokhmin
“Hasil itu jelas tidak cukup, jadi saya harus punya kerjaan sampingan. Kami butuh perbaikan irigasi dan saluran pembuangan agar tidak kebanjiran setiap musim hujan,” kata Rohman.
Menanggapi kondisi tersebut, Prof. Rokhmin menilai pendapatan petani harus ditingkatkan agar tidak berada dalam kategori miskin. Ia menegaskan, penghasilan ideal petani dan nelayan setidaknya mencapai Rp7 juta per bulan.
“Kalau hanya Rp7 juta per tahun, itu hanya cukup untuk makan dan minum, sementara kebutuhan lain seperti sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan tidak terpenuhi,” tegasnya.
Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, Prof. Rokhmin meminta Dinas Pertanian setempat melakukan pendataan menyeluruh terkait kondisi lahan, produktivitas, serta tingkat penghasilan petani di Desa Kanci.
Sebagai langkah konkret, ia memastikan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian pada tahun ini, meliputi satu unit rice transplanter dan lima unit sprayer. Sementara pengadaan mesin panen padi jenis combine akan dikoordinasikan lebih lanjut melalui pemerintah desa setempat.