Bisa AI bakal Jadi Syarat Dapat Kerja

Ilustrasi mahasiswa sedang belajar mengoperasikan AI. Foto: Annie Spratt

Ikhbar.com: Para pendidik dan ahli teknologi mendiskusikan dampak signifikan kecerdasan buatan (AI) terhadap pendidikan di tingkat universitas, dan prospek pasar kerja di masa depan.

Mereka menekankan pentingnya AI sebagai sebuah keterampilan hidup yang mendasar.

Calon mahasiswa diimbau untuk memastikan universitas pilihan mereka terdepan dalam pemanfaatan AI.

Baca: OpenAI Luncurkan GPT-5, Kepakarannya Diklaim Setara Doktor

Seorang profesor ilmu komputer di King’s College London, Elena Simperl, menyarankan agar mahasiswa mencari universitas yang memiliki keahlian AI secara luas, tidak hanya terbatas pada departemen ilmu komputer.

“Tuntut dan pastikan universitas pilihan Anda berada di garis depan terkait penggunaan AI,” ujar Dr. Andrew Rogoyski dari University of Surrey, dikutip dari The Guardian, pada Rabu, 17 September 2025.

Baca: Ingin Dianggap Makhluk, AI Ini Dirikan Organisasi Perlindungan Kecerdasan Buatan

CEO OpenAI, Sam Altman, berpendapat bahwa meskipun akan terjadi pergeseran jenis pekerjaan, generasi muda adalah yang paling mampu beradaptasi dan pekerjaan-pekerjaan baru yang lebih menarik akan muncul.

Hal ini didukung oleh Dan Hawes dari Graduate Recruitment Bureau yang menyatakan bahwa pemberi kerja akan sangat tertarik pada “jenis talenta baru” yang tumbuh bersama AI.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.