3 Doa Penting Dibaca di Bulan Ramadan menurut Kiai Maman

Tangkapan layar, saat Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, Dr. KH Maman Imanulhaq, menyampaikan tausiyah dalam program Kajian Ramadhan bertajuk "Ramadhan Bulan Doa" di PKB TV. Dok IKHBAR

Ikhbar.com:  Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan MajalengkaDr. KH Maman Imanulhaq, mengingatkan umat Islam agar tidak menyia-nyiakan momentum Ramadan untuk memperbanyak doa.

Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena Al-Qur’an menegaskan kedekatan Allah Swt dengan hamba-Nya yang berdoa.

“Ramadan adalah bulan doa dan Ramadan menjadi indikasi tentang pentingnya doa bagi seorang yang beriman,” kata Kiai Maman dalam program Kajian Ramadhan bertajuk “Ramadhan Bulan Doa” di PKB TV, dikutip pada Rabu, 11 Maret 2026.

Baca: Ramadan Syahr ad-Du’a: Mengapa Allah Menyisipkan Doa di Tengah Ayat Puasa?

Kiai Maman juga mengingatkan agar doa tidak diisi dengan permintaan yang berlebihan. Ada beberapa permohonan penting yang semestinya tidak ditinggalkan.

“Doa pertama adalah memohon kekuatan iman,” kata sosok yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut.

Menurut Kiai Maman, tantangan zaman membuat banyak orang mudah tergelincir dari jalan yang benar. Karena itu, menjaga iman perlu menjadi permohonan utama dalam doa.

“Doa kedua adalah memohon agar anak-anak menjadi pribadi saleh,” lanjutnya.

Permohonan ini penting karena keluarga merupakan tanggung jawab utama seorang Muslim. Menurut Kiai Maman, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kesadaran spiritual orang tua.

“Doa ketiga adalah memohon akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah,” katanya.

Kiai Maman mengingatkan bahwa akhir kehidupan seseorang tidak dapat diprediksi. Karena itu, umat Islam perlu terus memohon agar meninggal dalam keadaan yang diridai Allah Swt.

Baca: Kiai Maman Bagikan Ijazah Ayat Kursi untuk Perlindungan Diri

Selain itu, Kiai Maman juga mengajak umat Islam memperbanyak doa yang diajarkan Nabi Muhammad Saw pada malam-malam terakhir Ramadan.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuḥibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī.

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. At-Tirmidzi)

Menurut Kiai Maman, doa tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama Ramadan adalah memperoleh ampunan dari Allah Swt. Karena itu, Kiai Maman mengajak umat Islam memperbanyak doa, terutama menjelang akhir Ramadan.

“Jadi ayo kita kuatkan kembali doa-doa kita terutama di akhir Ramadan,” pungkas Kiai Maman.

Ikuti dan baca artikel kami lainnya di Google News.